Inilah aku,Fortunata Mary Febriani & inilah gayaku dalam bereksplorasi,berkreasi n bersosialisasi...hahaaha :D
Selasa, 27 Mei 2014
Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Memberikan Pertolongan Pertama
[Opini] Penutupan Windows XP
Penghentian dukungan terhadap Windows XP yang mengkhawatirkan bagi saya adalah ancaman keamanannya. Terutama karena masih banyak komputer yang memakai OS ini. Dan yang saya baca dari detik.com bahwa mesin ATM di dunia masih banyak yang menggunakan Windows XP. Jadi dengan penghentian dukungan dapat menyebabkan mesin ATM menjadi sasaran para penjahat cyber. Dan sasaran tersebut juga berlaku bagi komputer-komputer di seluruh dunia yang masih menggunakan Windows XP.
Sebagai pengguna saya hanya bisa menyarankan untuk lebih baik mengupgrade OS untuk menghindari ancaman-ancaman yang dapat merugikan. Setidaknya komputer dilengkapi dengan anti-virus yang terupdate.
[Opini] Harapan terhadap Timnas U-19
Timnas Sepak Bola U-19 Indonesia yang saya ketahui melalui berita-berita online adalah tim yang sangat berprestasi di tengah kurang baiknya persepak bolaan Indonesia. Berikut beberapa prestasi yang dicapai tim ini tahun lalu misalnya menjadi pemenang AFF U-19 Youth Championship 2013 dimana Indonesia sebagai tuan rumah. Lalu kemenangan ketika melawan timnas U-19 Korea Selatan dengan skor 3-2 di kualifikasi AFC U-19 Championship. Korea Selatan adalah juara bertahan AFC U-19,dan kemenangan tersebut merupakan kebanggaan bahkan bagi saya masyarakat awam yang tidak terlalu memperhatikan sepak bola Indonesia.
Dengan prestasi yang cukup gemilang tentunya akan memunculkan harapan yang lebih lagi pada mereka pada tahun ini. Dan saya sendiri berharap agar Timnas U-19 Indonesia dapat lebih berprestasi lagi untuk mengharumkan nama Indonesia dan menunjukkan pada dunia bahwa ternyata Indonesia mempunyai pemain sepak bola yang hebat dan mungkin suatu saat nanti bisa menjadi lawan yang tangguh dan sulit dikalahkan di pertandingan sepak bola dunia.
Rabu, 21 Mei 2014
Heboh Teror "Heart Bleed" di Internet
Selasa, 20 Mei 2014
Kenapa tanggal 1 Mei jadi Hari Buruh Internasional ?
Selasa, 06 Mei 2014
JW4P,Jokowi Jadi Trending Topics di Twitter
Selasa, 29 April 2014
Suasana Pemilu Legislatif di TPSku
Pada tanggal 9 April 2014 lalu merupakan hari yang penting bagi dunia politik Indonesia yaitu hari diadakannya Pemilihan Umum Legislatif di seluruh wilayah di Indonesia. Tentu saja di tempat tinggalku tak ketinggalan untuk berpartisipasi, di daerah rumahku yang terletak di jalan Cempaka,Asrama Brimob Kelapa Dua Depok terdapat 1 TPS yang sangat dekat yaitu hanya beberapa meter dari rumah yaitu TPS 16 kalau tidak salah ingat(agak lupa...hahaha). Hari itu pada tengah hari Ibu,adikku dan aku datang ke TPS,aku dan adikku adalah pemilih pemula yang baru pertama kali memilih pada tahun ini. Dan perasaan ketika pertama kali memilih,aku lebih banyak merasa bingung dengan banyaknya daftar calon legislatif. Belum lagi dengan kertas suara sebanyak 4 lembar yaitu untuk DPR, DPRD tingkat 1, DPRD tingkat 2, dan DPD yang membuat pusing dan ribet ketika bilik pemilihan.
Suasana pemilihan hari itu di TPSku cukup sepi,tidak seperti bayanganku akan Pemilu yang penuh orang menunggu. Mungkin hanya di beberapa TPS yang penuh orang atau memang tidak ada yang memilih di TPS saat itu karena cuaca sedang panas. Untungnya tempat untuk menunggu dan mencoblos ada di dalam gedung sehingga tidak melelahkan. Pertama kali sampai di TPS aku diminta memberikan SPPS (Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara) dan aku memberikan 3 lembar surat milik Ibu,adik dan aku kepada petugas. Sambil menunggu namaku dipanggil aku melihat daftar nama calon legislatif yang ditempel di dinding sambil masih memikirkan siapakah yang akan aku pilih. Karena sampai saat itu aku masih bingung dan tidak yakin untuk memilih yang mana. Lalu ketika namaku dipanggil aku masuk ke dalam bilik pencoblosan setelah diberi 4 lembar kertas suara oleh petugas. Bilik pemilihan di TPSku sangat-sangat sederhana,terbuat dari bahan seperti kardus yang gampang goyah dan dilihat. Padahal setahuku pemilu itu bersifat rahasia jadi tidak boleh ada yang tahu siapa kita memilih siapa. Dan pada pemilu beberapa tahun lalu bilik pencoblosan yang aku lihat di berita banyak yang terbuat dari besi atau ruangan kecil seperti ruang ganti. Setelah selesai memilih aku diarahkan untuk memasukkan surat suara ke kotak suara sesuai dengan warnanya dan mencelupkan jari kelingking kiriku ke tinta.
Sekian pengalaman pertamaku mengikuti Pemilu Legislatif yang penuh kebingungan. Tapi aku senang bisa memenuhi hak dan kewajiban sebagai WNI untuk memilih dan ikut memajukan Indonesia. Semoga siapapun yang nantinya menjadi wakil rakyat benar-benar menjadi "WAKIL RAKYAT" yang tidak akan mengkhianati kepercayaan rakyat dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dan semoga tidak ada lagi Legislatif yang korupsi.